Bolehkah Donor Organ Tubuh Manusia dan Hewan

Darah dan organ tubuh tidak bisa dinilai dengan materi dan uang; seorang hamba tidak berhak menjual organ tubuhnya. Akan tetapi, diperbolehkan baginya menyumbangkan organ tersebut demi mengharap pahala Allah dan dalam keadaan darurat. Jika orang yang membutuhkan organ tubuh tidak menemukan seorang pun pendonor sukarela, maka ia diperbolehkan membelinya. Ini dilakukan demi menjaga dan menghindarkan diri dan jiwanya dari kebinasaan. Dalam hal ini, dosa akan jatuh pada penjual organ tersebut. Jika sebuah lembaga atau yayasan menyediakan uang tertentu sebagai imbalan untuk para pendonor, maka bagi pendonor harus menafkahkan uang tersebut untuk kepentingan dan maslahat umum kaum Muslimin. Komisi Fikih melihat bahwa dalil yang membolehkan transplantasi organ tubuh adalah dalil yang paling kuat, mereka berhasil menyimpulkan keputusan seperti berikut:

Pertama: mengambil organ dari manusia yang masih hidup dan menanamnya pada tubuh manusia lain yang membutuhkan untuk menyelamatkan hidupnya atau mengembalikan fungsi inti organnya adalah perbuatan yang dibolehkan dan tidak bertentangan dengan prinsip ‘kehormatan manusia’ orang yang organnya diambil. Di samping itu, perbuatan mulia ini mengandung maslahat besar dan bantuan yang baik bagi orang yang membutuhkan,. Dengan demikian, donor organ tubuh adalah perbuatan yang dibolehkan secara syar’i dan sangat terpuji, jika syarat-syarat di bawah ini terpenuhi:

  1. Donor organ tidak sampai membahayakan nyawa dan jiwa pendonor, karena kaidah menentukan bahwa “bahaya tidak bisa dihilangkan dengan bahaya semisal, atau yang lebih besar lagi (adh-dharar lâ yuzâl bi adh-dharar mitslih aw asyadd minhy). Jika tidak maka praktek donor ketika itu termasuk ke dalam sikap menjerumuskan diri kepada jurang kebinasaan, dan ini dilarang secara syar’i.
  2. Donor organ harus dilakukan secara sukarela dari pendonor, bukan karena terpaksa atau dipaksa.
  3. Transplantasi organ yang ingin dilakukan harus menjadi sarana medis satu-satunya yang bisa mengobati penyakit si sakit yang membutuhkannya.
  4. Operasi pencabutan dan pencangkokan organ tersebut haru1s benar-benar diyakini atau besar kemungkinan bisa sukses.
Baca juga:  Penyebab sakit pinggang sebelah kanan dan Panduan

Kedua: donor organ dianggap boleh secara syar’i dengan mengutamakan hal-hal di bawah ini:

  1. Mengambil organ dari tubuh manusia yang telah mati untuk menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkannya, dengan syarat, mayat yang diambil organnya telah mukallaf (telah dibebani hukum agama) dan ia telah menyetujuinya saat masih hidup.
  2. Jika organ yang diambil berasal dari hewan maka harus berasal dari hewan yang halal dimakan dan disembelih terlebih dahulu, atau jika terpaksa, boleh dari binatang lain untuk dicangkokkan ke dalam tubuh manusia vang membutuhkannya.
  3. Mengambil sebagian organ tubuh si pasien yang bersangkutan untuk ditanam atau diletakkan di bagian lain dari tubuhnya sendiri, seperti mengambil sepotong kulitnya atau tulangnya untuk dipasang di tempat lain pada tubuhnya, jika kondisinya mendesak.
  4. Menanam satu benda buatan seperti platina atau tembaga dan baharn lainnya dalam tubuh manusia, untuk mengobati satu kasus penyakit tertentu, seperti penyakit persendian, katup jantung, dan sebagainya. Keempat kondisi ini, Komisi memandang dibolehkan secara syar’i berdasarkan syarat-syarat di atas.

Masalah-masalah ini termasuk ke dalam masalah kontemporer yang membuktikan bahwa pintu ijtihad tidak mungkin bisa ditutup total, karena pintu ini selalu terbuka untuk orang-orang yang ahli melakukannya. Di samping itu, masalah ini juga fakta, dari betapa syariat mampu memenuhi kebutuhan manusia di setiap waktu dan tempat. Segala puji bagi Allah yang telah meridhai Islam sebagai agama kita.

#Tag

formulir donor organ tubuh, donor organ menurut islam, donor organ tubuh setelah meninggal menurut islam, organ tubuh yang bisa, didonorkan setelah meninggal, donor organ adalah, rumah sakit yang menerima donor organ tubuh, formulir donor jantung, syarat penerima donor organ

Baca juga:  Penyebab sakit pinggang sebelah kanan dan Panduan

Tinggalkan Balasan